Rabu, 29 Mei 2013

UNBEARABLE

Air mataku mulai berdesakan ingin terlepas dari tempat peristirahatannya.
Berat sudah rasanya kelopak mata ini menahan bendungan yang tiada tara ingin membanjiri pipi.
Kurasakan hatiku penuh sesak dengan semua beban yang kutabung selama ini
Ingin rasanya ku tumpah ruahkan semua isi hatiku
Tapi, kemana akan kutumpahkan semua kegundahan ini ?
Kemana ?
Aku tak ingin membebani orang2 yang kusayangi
Aku juga tak ingin terlihat lemah oleh orang disekitarku
Tapi, aku juga tak selalu sekuat yang kuharapkan
Ada saatnya jiwa dan raga ini butuh istirahat, rehat sejenak dari semua kegundahan duniawi ini !

Walaupun itu adalah sesuatu yang terlihat sangat kokoh dari luar, tapi siapa yang tau kekokohan itu datang dari mana !
Tak ada yang ingin tau bagaimana ia bisa jadi sekokoh itu, mereka hanya tau bahwa itu kokoh, tidak rapuh.
Tapi, sekokoh apapun sesuatu, itu berawal dari sesuatu yang rapuh dan lemah, yang mendapat tempaan begitu dasyat sehingga bisa menjadi sangat kokoh. Atau mendapat dukungan dari berbagai hal, yang apabila dihilangkan maka sesuatu tersebut akan hancur.
Apa ada yang bertanya dari mana asalnya ?
Contoh simpelnya seperti INTAN, setiap orang menyukainya, rela merogoh kocek seberapapun untuk mendapatkannya.
Tapi, apakah mereka tau bahwa intan itu berasal dari sesuatu yang mereka mungkin merasa jijik saat melihatnya.


Begitu juga dengan raga ini, mungkin mereka hanya melihat kekokohan dari raga ini, tanpa mengetahui isi hati si pemilik raga.
Ku akui, aku selalu memaksakan diri untuk menjadi kuat, lebih kuat dari pada mereka yang ada disekelilingku, setidaknya saat berada didepan.
Tapi, ada beberapa hal yang dapat menghancurkan benteng pertahanan yang sudah kubangun sekian lama hancur lebur dalam sekejap.
Dan itu selalu datang disaat aku sedang rapuh,

Bagiku....

"Sesuatu yang Kokoh itu Dapat Hancur Bukan Karena Sesuatu yang Kuat, Tetapi Dikarenakan Sesuatu yang Lunak, yang Diberikan Secara Kontinu"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar